Analisis Citra Digital

Posted on Posted in Image Processing

Citra digital merupakan citra dua dimensi yang diolah atau diproses menggunakan komputer, dalam artian teknis citra digital merupakan sebuah array dua dimensi yang berisi nilai-nilai real maupun kompleks yang direpresentasikan dengan deretan bit tertentu. (Putra, 2010)

Analisis citra digital adalah penyelidikan terhadap suatu citra digital melalui proses-proses tertentu untuk mengetahui ciri-ciri tertentu dari suatu citra atau dengan kata lain disebut dengan pemisahan fitur

Analisis citra memiliki beberapa metode atau teknik, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Morphology
    • Dilation
    • Erotion
    • Opening
    • Closing
    • Hit and Miss Transform
    • Thinning
    • Thickening
  • Edge Detection
    • Edge, Line, dan Point Detection
    • Edge Detectionberdasarkanturunanpertama
      • Operator Robert
      • Operator Sobel
      • Operator Prewitt
      • Operator Krisch
      • Deteksi Tepi Isotropik
      • Operator Canny
    • Edge Detectionberdasarkanturunankedua
      • Laplacian of Gaussian (LOG)
    • Line Detection
    • Image Segmentation
      • Thresholding
        • Histogram
        • Local Adaptive Threshold
        • Otsu
      • Connected Component Labeling
      • Clustering
      • Hough Transformation
      • Template Matching
    • Shape Analysis
      • Chain Code
      • Topology Attribute
      • Moments
      • Fourier Descriptor
      • Medial Axis Transform

Setelah melalui pemisahan citra dan ekstraksi fitur dari suatu citra, biasanya proses dilanjutkan untuk proses pengenalan pola dimana proses tersebut adalah proses yang memiliki output deskripsi suatu citra, namun tidak menutup kemungkinan untuk menghentikan proses sampai pemisahan fitur sebagai output citra digital saja. Dalam proses pengenalan pola, ekstraksi fitur dapat disebut sebagai preprocessing dan pemisalah fitur disebut low level image processing.

Proses pengenalan pola sangat membutuhkan proses feature extraction ini karena kita tidak mungkin menggunakan metode-metode pengenalan pola dengan satu citra digital yang utuh dan mentah, walaupun memungkinkan hal tersebut dapat memakan memori yang sangat banyak dan sulit mengenali pola dari suatu citra, maka dari itulah feature extraction diperlukan.

Feature extraction memiliki beberapa metode atau teknik diantaranya adalah

  • Amplitudo
  • Histogram
  • Matriks Co-ocurrence
  • Gradient
  • Deteksi Tepi
  • Spektrum Fourier
  • Wavelet
  • Color based
  • Overlapping dan Nonoverlapping Block
  • Tapis Gabor
  • Fraktal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *